Sejenak termenung dengan hati dan jiwa yang penuh pancaroba,
dengan aliran air mata yang penuh dengan kehibaan..Seketika terhenti, memandang perasaan yang penuh dengan kesakitan
Kesakitan perasaan ini.
Bagaikan dihempas ombak...
Merenung kesendirian menatap kepingan-kepingan hati,
yang telah pecah berderai.
Bagaikan kepingan kaca yang penuh dengan keretakan jasad.
Meratap kesunyian membuai kedinginan.
Yang menyusul kerelung kalbuku.
Saat ini lah aku menyadari.
Bahwa diriku telah kehilanganmu.
Duhai kekasih hatiku...
dengan aliran air mata yang penuh dengan kehibaan..Seketika terhenti, memandang perasaan yang penuh dengan kesakitan
Kesakitan perasaan ini.
Bagaikan dihempas ombak...
Merenung kesendirian menatap kepingan-kepingan hati,
yang telah pecah berderai.
Bagaikan kepingan kaca yang penuh dengan keretakan jasad.
Meratap kesunyian membuai kedinginan.
Yang menyusul kerelung kalbuku.
Saat ini lah aku menyadari.
Bahwa diriku telah kehilanganmu.
Duhai kekasih hatiku...